Postingan

Antara Aku, Adi Bing Slamet, dan Eyang Subur

Sebelumnya, saya klarifikasi dulu bahwa saya tidak ada hubungan apapun dengan perseteruan antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur. Saya hanya seorang penikmat berita infotainment dan merasa tertarik dengan kasus tersebut. Apalagi jika dilihat dari sudut pandang siswa yang mau UN. Tidak dapat dipungkiri lagi, berita mengenai Eyang Subur cukup menyedot perhatian dari media. Dari pagi hingga malam, pasti ada info info terbaru mengenai perkembangan kasus tersebut. Saking populernya berita sang Eyang, sampai sampai SBY yang kini rangkap jabatan pun jadi terlupakan (jelas, mosok ya berita politik mau dicampur dengan berita infotainment). Akibatnya jelas, saat ini kita kenal sosok-sosok eyang. Ada eyang Subur, Eyang Sigit. Belum lagi ada Ramdan Alamsyah, Haji memet, dan tokoh-tokoh lain dari pihak eyang. Dari kubu om Adi, kita mengenal nama Arya Wiguna, ada juga bapak-bapak botak yang setia mendampingi om Adi. Belum lagi ada tokoh-tokoh yang berusaha bersifat netral seperti peng...

Menikmati Sisa-Sisa

Kamis, 7 Maret 2013 Hari itu merupakan hari dengan agenda yang padat merayap seperti jalanan Jakarta. Dihajar dengan 8 jam pelajaran plus pendalaman materi, lalu dilanjutkan dengan latihan senam untuk menghadapi ujian praktek olahraga. Setelah semua kelar, bermain sepakbola di lapangan rumput menjadi agenda terakhir di hari itu. ya, sekali-sekali ngetes kualitas rumput sekolah, sekalian nostalgia karena saya dulu mantan atlet, tapi sudah berhenti karena sering batuk-batuk. Dan akhirnya, kami semua pulang ke rumah setelah adzan Magrib. Apa yang dilakukan oleh saya dan teman-teman sekelas 9 hari yang lalu belum tentu akan terulang di masa mendatang. Waktu menuju Ujian Nasional tinggal 30 hari lagi dan setelah UN biasanya siswa kelas XII akan diliburkan. Praktis, hari-hari efektif kami untuk bertemu kurang lebih 1 bulan saja. Setelah itu, mungkin kita akan mencar-mencar seperti “bubaran bioskop” untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu momen ya...

Otanjoubi omodetou, dab !!!

Gambar
Kalau bukan pendekatan spasial Tentu bukan membahas gambar Kalau bukan teman dekat dan spesial Tentu takkan kutulis panjang lebar Pantun diatas cukup untuk menggambarkan mengapa saya ngupdate blog 4L4Y ini dengan tema ucapan ulang tahun kepada seseorang. sejujurnya, saya termasuk orang yang jarang memberi ucapan selamat ultah kepada teman via media sosial, kecuali untuk kasus-kasus tertentu (orang orang yang spesial dimata saya). Dan hari ini, salah seorang anak manusia yang tidak ada duanya genap berusia 18 tahun. dialah sang ketua kelas kami... Manusia dengan body (sok) atletis ini sudah mendapatkan kenang-kenangan dari teman sekelas ketika pulang sekolah tadi.upacara “siraman” memiliki tujuan agar selama setahun kedepan sang ketua dijauhkan dari marabahaya, dan mendapatkan kemudahan dalam perjalanan satu tahun mendatang. Dan jangan lupa, segera mendapat jodoh ye... Manusia yang satu ini memang unik. Orang ini hobinya ngaku-ngaku alias sering main klaim sendi...

Yang Harus Dilakukan Jomblo Bila Malam Minggu Tiba

Malam minggu, sebuah waktu yang sakral bagi orang yang mengenyam cinta. Tetapi saat tersebut tidak berarti apapun bagi para jomblo. Ada sebuah prinsip bahwa para jomblo tidak mengenal malam minggu, yang ada ya sabtu malam. Nah, melalui tulisan ini saya cuma ingin care and share kepada para jomblo agar bisa melewati malam minggu dengan tabah. Wehehehe Lain ladang, lain belalang. Lain jomblo, lain penanganan. Dalam sesi chare and share ini saya akan membedakan jomblo menjadi 3 saja. jomblo galau, jomblo iri, dan juga jomblo gibol. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi malpraktik terhadap para jomblo. Mengingat potensi jomblo cukup besar, jadi para jomblo harus dibina agar tidak tersesat. Karena menurut sebuah pernyataan dari tokoh yang tak mau disebutkan namanya, 10 % jomblo itu ngenes, sisanya 90% ngenes banget-bangetan. Ngomong-ngomong soal potensi jomblo. Di Indonesia remaja berusia 15-19 tahun berjumlah 20.880.734 (data BPS tahun 2010). Jika 60%   dari jumlah terseb...

Alay...

Alay. Satu kata yang cukup sering terdengar di telinga kita. Bagi yang belum familiar dengan kata ini mungkin mengira bahwa alay adalah acara masak-masak yang dibawakan oleh celebrity chef Farah Queen (ini mah Ala chef, maap maap). Entah dari mana asal usul nya, kata alay kini sudah lazim terdengar di telinga. Bahkan kerap dijadikan olok-olok kepada teman. Dari om Wikipedia, saya mendapat sedikit gambaran mengenai alay. Beginilah pengertian dari om wikipedia. Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia . "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan"atau "anak lebay.Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan.Selain itu, alay merujuk pada gaya yang dianggap berlebihan dan selalu berusaha menarik perhatian. Seseorang yang dikategorikan alay umumnya memiliki perilaku unik dalam hal bahasa dan gaya hidup . Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk ...